Tak Sekadar Ojek Online: TutahTitahService Hadir dengan Fleksibilitas Tanpa Batas
KUNINGAN — Di tengah riuh keluhan sulitnya mencari pekerjaan, seorang pemuda asal Winduhaji justru memilih jalan berbeda: menciptakan peluang. Adinna Dwi Sukma (29) tak larut dalam keterbatasan, melainkan menjawabnya dengan aksi—membangun layanan jasa serba bisa bernama TutahTitahService.
Berdiri sejak Desember 2025, usaha ini lahir dari sesuatu yang sering dianggap sepele: kegabutan. Namun di tangan Adinna, waktu luang berubah menjadi ide, dan ide menjelma menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
Kepada infokuningan24, Minggu (03/05/2026), Adinna menuturkan bahwa ia memulai semuanya seorang diri. Modalnya bukan kapital besar, melainkan keberanian, jaringan pertemanan, serta kreativitas memanfaatkan media sosial—termasuk siaran langsung di TikTok—sebagai alat promosi.
“Awalnya iseng, tapi ternyata banyak yang butuh. Dari situ saya seriusin,” ujarnya.
Mengusung konsep mirip layanan ojek online, TutahTitahService hadir dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan personal. Layanannya mencakup berbagai kebutuhan: TutahTitahFood, TutahTitahMart, TutahTitahSend, hingga TutahTitahRide. Dengan nomor layanan whatsapp : 0895 2767 5840. Bahkan, jenis layanan yang ditangani kerap melampaui ekspektasi.
Tarif yang ditawarkan pun relatif terjangkau:
Rp2.000 per kilometer untuk semua layanan
Rp3.000 untuk jasa antar makanan
Rp5.000 untuk jasa antar-jemput
Jasa kirim barang menyesuaikan berat dan ukuran
Namun yang membuat TutahTitahService berbeda bukan sekadar harga, melainkan fleksibilitasnya. Adinna mengaku pernah menerima permintaan yang tak biasa—dari mengecat ruko, membantu pindahan, hingga menjadi “mata-mata” untuk pelanggan yang curiga pada pasangannya.
“Yang penting halal dan bisa membantu, kami coba layani,” katanya sambil tersenyum.
Salah satu pengalaman paling berkesan terjadi saat musim mudik Lebaran lalu. H-3 Idul Fitri, ia menerima pesanan menjemput pelanggan hingga ke Jakarta—perjalanan jauh yang dijalani dengan lancar dan berakhir dengan kepuasan pelanggan.
Seiring meningkatnya permintaan, Adinna tak lagi berjalan sendiri. Ia mulai merangkul mereka yang belum memiliki pekerjaan untuk bergabung. Kini, TutahTitahService telah memiliki lima driver aktif yang setiap hari melayani kebutuhan warga Kuningan.
Bagi Adinna, usaha ini bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga membuka jalan bagi orang lain. Ia ingin kehadiran TutahTitahService menjadi solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapannya bisa terus berkembang dan membantu kebutuhan warga Kuningan, supaya semuanya jadi lebih mudah,” tutupnya.
Di saat banyak orang menunggu peluang datang, Adinna justru menciptakannya. Sebuah pengingat tajam: di tengah keterbatasan, kreativitas dan keberanian tetap menjadi mata uang paling berharga. (Han)
