Proses Evakuasi Dramatis, Damkar Kuningan Angkat Jenazah dari Sumur Tua

 


KUNINGAN — Seorang pria berusia 56 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam sekitar 30 meter di Dusun Wage, Desa Cigedang, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Selasa (30/12/2025). Proses evakuasi korban dilakukan oleh UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan dengan dukungan aparat gabungan.

Korban diketahui bernama Diding Hamdani, seorang wiraswasta. Peristiwa bermula saat korban membersihkan kebun miliknya dengan dibantu dua keponakannya. Namun, korban tiba-tiba menghilang dan tidak dapat dihubungi melalui telepon.

Keluarga dan warga sekitar kemudian melakukan pencarian di sekitar area kebun. Setelah kurang lebih tiga jam, keponakan korban menemukan sejumlah barang pribadi berupa rokok, kunci mobil, telepon genggam, serta tutup sumur yang berserakan. Kecurigaan pun mengarah ke sebuah sumur tua yang sudah tidak berair dengan kedalaman sekitar 30 meter. Saat diamati ke dalam sumur, korban terlihat berada di dasar sumur dalam kondisi tidak bernyawa.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada UPT Damkar Kabupaten Kuningan pada pukul 14.16 WIB. Tim langsung bergerak ke lokasi lima menit kemudian dan tiba di tempat kejadian pada pukul 14.40 WIB. Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tujuh personel piket Regu 3 bersama Kepala UPT Damkar Kabupaten Kuningan, dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 20 menit.

Evakuasi turut melibatkan unsur kepolisian, TNI, aparat desa, RPMK, serta warga setempat. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Ciwaru.

Pihak Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan, khususnya terhadap keberadaan sumur terbuka. Sumur disarankan memiliki tembok pembatas yang kokoh, ditutup dan dicor dengan kuat, serta diberi penanda agar mudah dikenali dan tidak membahayakan.

Sebagai informasi, masyarakat yang membutuhkan layanan penyelamatan atau evakuasi dapat menghubungi Call Center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan melalui telepon (0232) 871113 atau nomor 0813-2269-8881. Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. (red).