MTs PUI Ciawigebang Gelar “Gebyar Matsaci”, Bangun Silaturahmi dan Perkuat Promosi Jelang SPMB 2026


KUNINGAN — MTs PUI Ciawigebang menunjukkan keseriusannya dalam menyambut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan menggelar “Gebyar Matsaci”, sebuah kegiatan yang memadukan ajang silaturahmi, kompetisi, sekaligus promosi pendidikan. Kegiatan ini diikuti puluhan sekolah SD/MI se-Kuningan Timur dan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya serta kualitas pendidikan madrasah kepada masyarakat.

Gebyar Matsaci dimeriahkan dengan Turnamen Futsal dan Lomba Pramuka yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Selain menjadi panggung unjuk bakat bagi siswa, kegiatan ini juga menanamkan nilai sportivitas, kepemimpinan, dan kebersamaan sejak dini. Atmosfer kompetisi yang sehat tersebut menjadi gambaran nyata lingkungan pembinaan karakter yang dibangun di MTs PUI Ciawigebang.

Ketua Panitia SPMB sekaligus Ketua Panitia Gebyar Matsaci, Beni Sutriana, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana mendekatkan madrasah dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lebih dekat dengan MTs PUI Ciawigebang. Lewat futsal dan pramuka, anak-anak bisa merasakan langsung semangat kebersamaan dan pembinaan karakter yang kami bangun di madrasah. Semoga kegiatan ini menumbuhkan kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya bersama kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTs PUI Ciawigebang, Emod Madsari, menegaskan bahwa Gebyar Matsaci merupakan strategi memperkenalkan wajah pendidikan madrasah yang utuh—menggabungkan prestasi akademik, pembinaan karakter, dan nilai-nilai keagamaan.

“Gebyar Matsaci ini kami desain sebagai pintu silaturahmi dan pengenalan budaya madrasah. Kami ingin masyarakat melihat langsung bagaimana kami mendidik siswa: berakhlak, berprestasi, dan berkarakter. Seiring dibukanya SPMB pada Mei-Juni mendatang, kami mengajak orang tua untuk menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada kami,” tegasnya.

Emod menambahkan, MTs PUI Ciawigebang tidak hanya fokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pembentukan mental, kepemimpinan, dan akhlak siswa melalui berbagai kegiatan pembiasaan.

“Di sini anak-anak ditempa mentalnya lewat olahraga, dilatih kepemimpinannya melalui pramuka, dan dikuatkan akhlaknya lewat pembiasaan keagamaan. Kami memiliki guru yang peduli, lingkungan yang aman, serta program yang seimbang antara ilmu umum dan agama. Kami tidak sekadar mengejar jumlah siswa, tetapi ingin mencetak generasi yang percaya diri, santun, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Melalui Gebyar Matsaci, MTs PUI Ciawigebang berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan masyarakat dan sekolah dasar sekitar. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat dalam menyambut calon peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berprestasi. (/red)