MPK Peduli, Yosa Octara Santono dan Nina Daniati Sahfaat Dukung Cisampih Cup 2026


KUNINGAN — Semangat kemerdekaan tak selalu harus dirayakan dengan seremoni. Di tengah riuhnya peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat itu justru tumbuh dari lapangan, dari keringat para atlet, dan dari kebersamaan masyarakat.

Semangat itulah yang mewarnai Turnamen Bola Voli Semi Open Putra Cisampih Cup 2026 di Dusun Cisampih, Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Ajang yang digelar Karang Taruna Ciung Wangi tersebut mendapat dukungan dari Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) bersama Yosa Octara Santono dan Nina Daniati Sahfaat.

Dukungan tersebut bukan sekadar hadir sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan HUT RI. Lebih jauh, hal itu menjadi pesan bahwa olahraga dan kegiatan kepemudaan merupakan ruang penting untuk membangun persaudaraan, memperkuat kebersamaan, sekaligus menjaga semangat sportivitas di tengah masyarakat.

Bagi MPK, lapangan olahraga bukan hanya tempat mengejar kemenangan. Di sana ada nilai kebersamaan, disiplin, kerja keras, penghormatan terhadap lawan, serta semangat untuk tumbuh dan berprestasi bersama.

“Cisampih Cup 2026 bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Ini adalah ruang untuk mempertemukan masyarakat, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan sportivitas. Bertandinglah dengan penuh semangat, hormati lawan, dan junjung tinggi nilai-nilai fair play.”

Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya merawat identitas dan kebanggaan masyarakat Kuningan. Momentum peringatan HUT RI menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kekuatan masyarakat yang mampu menjaga persatuan dan solidaritas.

Sejarah dan identitas daerah pun tidak boleh berhenti menjadi sekadar angka dalam kalender peringatan. Ia harus diterjemahkan menjadi energi untuk membangun masyarakat yang lebih peduli, guyub, sportif, dan berdaya.

Karena itu, MPK bersama Yosa Octara Santono dan Nina Daniati Sahfaat menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Ciung Wangi, panitia, para atlet, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan Cisampih Cup 2026.

Sebab pada akhirnya, kemenangan terbesar bukan hanya ketika trofi berhasil diangkat. Kemenangan sejati adalah ketika sebuah pertandingan mampu meninggalkan persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan yang tetap hidup setelah peluit panjang berbunyi.

Menang dengan rendah hati, kalah dengan terhormat.

Bertanding untuk prestasi, bersatu dalam persaudaraan.