RT 09 Sidapurna Penuh Warna! Dua Hari Semarak HUT RI ke-81 Dibanjiri Antusiasme Warga
KUNINGAN – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu hidup di Lingkungan Pahing, RT 09/03, Kelurahan Purwawinangun, Kabupaten Kuningan.
Selama dua hari, Jumat–Sabtu (21–22 Agustus 2026), warga bersama Paguyuban Pemuda-Pemudi 09 Sidapurna menggelar rangkaian kegiatan yang tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Beragam perlombaan digelar pada Jumat, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa. Suasana pun berubah menjadi arena penuh keceriaan. Sorak-sorai warga, gelak tawa peserta, hingga dukungan spontan dari penonton membuat setiap perlombaan berlangsung meriah.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah balap karung ibu-ibu. Jika biasanya lomba digelar di lapangan atau jalanan, kali ini warga menghadirkan tantangan yang berbeda. Track perlombaan justru mengambil lokasi di area persawahan.
Medan yang tidak rata membuat peserta harus berjibaku menjaga keseimbangan. Alih-alih berlangsung serius, lomba tersebut justru menghadirkan gelak tawa yang pecah dari warga yang menyaksikan.
Tak kalah menarik, lomba panjat pinang juga menjadi magnet tersendiri. Sejumlah warga bahu-membahu membentuk pijakan untuk mencapai puncak tiang yang telah dipenuhi berbagai hadiah.
Keringat, kegagalan, dan tawa bercampur menjadi satu. Setiap kali peserta terpeleset dan kembali mencoba, sorakan warga justru semakin membakar semangat untuk menaklukkan tantangan hingga hadiah di puncak berhasil diraih.
Semangat kebersamaan itu kemudian berlanjut pada Sabtu (22/8/2026) melalui kegiatan jalan santai. Ratusan warga antusias mengikuti kegiatan yang menjadi penutup rangkaian perayaan HUT RI ke-81 tersebut.
Panitia juga menyiapkan puluhan hadiah hiburan serta hadiah utama bagi peserta. Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai hingga pembagian hadiah, menjadikan jalan santai bukan hanya sebagai kegiatan olahraga bersama, tetapi juga momentum untuk berkumpul dan menikmati suasana kemerdekaan.
Ketua RT 09/03, Totong, mengaku bangga melihat antusiasme warga dalam menyemarakkan HUT RI ke-81.
Menurutnya, kemeriahan kegiatan selama dua hari tersebut tidak lahir secara instan. Kekompakan warga bahkan sudah terlihat sejak sekitar satu pekan sebelum pelaksanaan, ketika masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan secara bersama-sama.
“Yang paling membanggakan bukan hanya kemeriahannya, tetapi bagaimana warga bisa kembali berkumpul, saling membantu dan bekerja bersama. Sejak H-7, masyarakat sudah kompak mempersiapkan segala sesuatunya. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong di lingkungan kami masih kuat,” ujar Totong.
Ia menilai peringatan HUT Kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni maupun perlombaan semata. Di balik kemeriahan tersebut, terdapat nilai kebersamaan yang jauh lebih penting untuk terus dipelihara.
“Bagi kami, lomba hanya bagian dari kemeriahan. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menyatukan warga dan membangun rasa memiliki terhadap lingkungan. Anak-anak, pemuda, ibu-ibu, hingga orang tua semuanya bisa terlibat. Itulah makna kemerdekaan yang ingin kami rasakan bersama,” katanya.
Totong juga menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Pemuda-Pemudi 09 Sidapurna serta seluruh warga yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pemuda, panitia dan warga yang sudah meluangkan waktu, tenaga, bahkan pikiran untuk kegiatan ini. Tanpa kekompakan semua pihak, acara selama dua hari ini tentu tidak akan bisa berjalan semeriah ini,” tuturnya.
Menurutnya, semangat yang terbangun dalam momentum HUT RI ke-81 tersebut diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian perlombaan selesai.
“Harapannya, kebersamaan seperti ini jangan hanya muncul ketika ada perayaan HUT RI. Semangat gotong royong, kepedulian dan kekompakan ini harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Karena lingkungan yang kuat bukan dibangun oleh satu atau dua orang, tetapi oleh warga yang mau berjalan dan bergerak bersama,” pungkasnya.
Semarak HUT RI ke-81 di Lingkungan Pahing akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara atau siapa yang membawa pulang hadiah. Lebih dari itu, dua hari tersebut menjadi potret sederhana tentang bagaimana kemerdekaan dirayakan dari lingkungan terkecil—dengan tawa, kebersamaan, gotong royong dan semangat warga yang tetap menyala.


