Remaja 23 Tahun Ditemukan Meninggal di Babakanmulya, Teman Ungkap Kronologi Penemuan



KUNINGAN – Seorang pria berinisial AN (23) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Babakanmulya, RT 003 RW 001, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Senin (12/10/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu kamar setelah rekannya mendatangi rumah tersebut karena diminta keluarga untuk mengecek keberadaannya.

Rizky Saefudin (23), rekan korban yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, menuturkan bahwa dirinya mendapat telepon dari ibu korban sekitar pukul 16.35 WIB. Saat itu, ibu korban meminta bantuan Rizky untuk mengecek kondisi AN karena beberapa kali dihubungi melalui telepon, tetapi tidak mendapatkan respons. Ponsel korban juga diketahui tidak aktif.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Rizky mendatangi rumah korban sekitar pukul 16.40 WIB. Setibanya di lokasi, ia meminta izin kepada Ati (70), kerabat korban, untuk memeriksa keadaan AN. Namun, pintu rumah dalam kondisi terkunci.

Karena tidak dapat masuk melalui pintu utama, Rizky berusaha melihat ke dalam melalui jendela kamar mandi dengan bantuan sebuah kursi. Dari celah jendela tersebut, ia melihat AN sudah dalam kondisi tergantung di pintu kamar.

Melihat kondisi itu, Rizky bersama pihak yang berada di lokasi kemudian mendobrak pintu rumah untuk memastikan keadaan korban. Setelah berhasil masuk, AN ditemukan tergantung menggunakan tali tambang.

Rizky mengaku tidak menyangka peristiwa tersebut akan terjadi. Menurutnya, komunikasi terakhir dengan korban berlangsung pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, AN sempat mengajaknya untuk berolahraga di pusat kebugaran (gym).

Bahkan, pada Kamis hingga Jumat sebelumnya, Rizky sempat menginap di rumah korban. Selama bersama, AN tidak pernah menceritakan persoalan pribadi yang sedang dihadapinya.

“Dia orangnya baik, mudah bergaul, dan punya banyak teman. Namun, kalau soal masalah pribadi, dia cenderung tertutup,” tutur Rizky saat menceritakan sosok rekannya tersebut.

Diketahui, AN bekerja sebagai staf tata usaha (TU) di SLBN Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam kesehariannya, korban tinggal bersama ibunya di Desa Babakanmulya. Namun, saat peristiwa itu terjadi, sang ibu diketahui sedang berada di Jakarta sejak Jumat (9/10/2026).

Sementara itu, berdasarkan hasil identifikasi Tim Inafis Polres Kuningan, korban diduga meninggal dunia akibat mati lemas yang berkaitan dengan kegagalan pernapasan. Petugas juga menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban.

Hasil pemeriksaan turut mencatat adanya kaku mayat di sejumlah bagian tubuh yang masih mudah dilawan, serta lebam pada bagian pinggang, perut, dan kaki yang tidak menghilang ketika dilakukan penekanan. Berdasarkan kondisi tersebut, waktu kematian diperkirakan telah berlangsung lebih dari enam jam sebelum pemeriksaan.

Peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat korban. Meski dikenal mudah bergaul, Rizky mengaku tidak mengetahui adanya persoalan pribadi yang disampaikan AN sebelum ditemukan meninggal dunia. (Han)