Koordinasi, Narasi, Aksi: Pra Kids Futsal League Jadi Panggung Pembinaan Atlet Cilik

 


KUNINGAN – Semangat “Koordinasi–Narasi–Aksi” tidak berhenti sebagai slogan. Ia menjelma menjadi gerak nyata dalam gelaran Pra – Kids Futsal League 2026 yang diselenggarakan KKGO Kecamatan Kuningan pada 7 dan 14 Februari 2026 di Lapang Futsal Abah Madja, Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan.

Ajang ini menjadi pemanasan strategis sekaligus fondasi pembinaan bagi talenta futsal tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Kuningan sebelum kompetisi utama Kids Futsal League 2026 digelar. Sebanyak 10 tim ambil bagian, yakni SDN 1 Kedungarum, SDN 1 Ciporang, SDN 3 Awirarangan, SDN 1 Winduhaji, SDN 2 Karangtawang, SDN 2 Windusengkahan, SDN 4 Cijoho, SDN 4 Kuningan, SD Linimasa, dan SDIT Darul Amanah.

Atmosfer pertandingan berlangsung meriah namun tetap terkendali. Riuh dukungan suporter berpadu dengan disiplin para pemain cilik yang tampil penuh determinasi. Fair play, kerja sama tim, serta mental kompetitif yang sehat menjadi warna dominan sepanjang turnamen. Di lapangan, anak-anak tidak sekadar mengejar gol, tetapi juga belajar mengelola emosi, menghormati lawan, dan memahami arti tanggung jawab dalam sebuah tim.

Hasil akhir turnamen mencatat SDN 1 Ciporang keluar sebagai Juara 1, disusul SDN 4 Cijoho di posisi kedua. Sementara posisi Juara 3 bersama diraih SDN 1 Kedungarum dan SDN 2 Windusengkahan. Bentuk apresiasi diberikan kepada para juara berupa medali dan piala sebagai simbol penghargaan atas kerja keras dan sportivitas yang ditunjukkan.



Ketua Panitia, Dadan Yanuar H., S.Pd., menegaskan bahwa orientasi kegiatan ini melampaui sekadar podium kemenangan.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang pembinaan karakter, disiplin, dan sportivitas sejak usia dini. Yang paling terpenting adalah tersedianya ruang atau media untuk kreativitas siswa. Kami berharap Kids Futsal League 2026 nanti dapat berlangsung lebih kompetitif dan melahirkan atlet-atlet futsal muda yang membanggakan,” ujarnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Pra Kids Futsal League 2026 menunjukkan bahwa pembinaan olahraga usia dini membutuhkan orkestrasi yang terencana—koordinasi antar pihak, narasi pembinaan yang jelas, dan aksi nyata di lapangan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin Kecamatan Kuningan akan menjadi lumbung lahirnya talenta futsal muda yang tak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter. (Han)