Gercep! Sekda Jabar Lunasi Tunggakan BPJS Neng Heti, Penderita Kanker Payudara di Kuningan Kini Bisa Kembali Berobat


KUNINGAN – Kabar tentang perjuangan Neng Heti Suhaeti (42), warga Dusun Kliwon, Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, yang tengah berjuang melawan kanker payudara selama sembilan bulan, mendapat perhatian dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Drs. Herman Suryatman, M.Si.

Atas kesigapan dan komunikasi yang terjalin antara Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) dengan Sekda Jabar, ditambah dengan melihat pemberitaan mengenai kondisi Neng Heti, Herman Suryatman kemudian bergerak cepat membantu menyelesaikan persoalan tunggakan BPJS yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam proses pengobatannya.

Komunikasi tersebut terjalin antara Founder MPK, Yusuf Dandi Asih, dengan Sekda Jabar melalui WhatsApp. Dalam percakapan itu, Yusuf menjelaskan secara langsung kondisi Neng Heti, termasuk penyakit yang diderita serta persoalan tunggakan BPJS yang disebut mencapai sekitar Rp1,7 juta.

Mendapat informasi tersebut, Sekda Jabar langsung meminta identitas lengkap Neng Heti untuk ditindaklanjuti. 

baca berita sebelumnya :

Tidak berselang lama, Neng Heti kemudian mendapat telepon dari staf Sekda Jabar. Kabar yang disampaikan pun menjadi angin segar bagi keluarga tersebut: tunggakan BPJS Neng Heti telah dilunasi melalui bantuan Sekda Jabar.

Bantuan tersebut membuat Neng Heti kini dapat kembali memusatkan perhatian pada proses pemeriksaan dan pengobatan yang harus dijalaninya.

Dengan mata berkaca-kaca, Neng Heti menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih Pak Sekda Jabar sudah membantu saya. Sehingga sekarang saya bisa kembali fokus menjalani pemeriksaan. Terima kasih juga kepada Masyarakat Peduli Kuningan (MPK), Pak Yusuf dan tim yang telah menjembatani keluarga kami,” ucap Neng Heti kepada infokuningan24, Selasa (1/9/2026).

MPK Pastikan Pendampingan Berlanjut

Meski persoalan tunggakan BPJS telah terselesaikan, perjuangan Neng Heti belum berakhir. MPK memastikan akan terus melakukan pendampingan agar pasien mendapatkan akses pemeriksaan dan penanganan medis secara optimal.

Founder MPK, Yusuf Dandi Asih, mengapresiasi kesigapan Sekda Jabar yang telah membantu meringankan beban keluarga Neng Heti.

“Terima kasih Pak Sekda Jabar atas respons cepatnya membantu meringankan beban warga Kuningan. Kini MPK selanjutnya akan melakukan pendampingan dalam mengurus rujukan dari faskes pertama ke rumah sakit di Kuningan, kemudian dilanjutkan untuk meminta rujukan ke RS Gunung Jati,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, sebelum masuk ke tahap tindakan lebih lanjut, Neng Heti akan disarankan menjalani biopsi terlebih dahulu guna memastikan jenis kanker yang dideritanya.

“Sebelum itu akan disarankan untuk biopsi dulu, supaya jelas jenis kankernya,” katanya.

Yusuf juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kuningan yang turut memberikan bantuan kepada keluarga Neng Heti.

Kini, setelah satu persoalan berhasil diselesaikan, langkah berikutnya adalah memastikan Neng Heti tidak kembali terhenti di tengah jalan. Tunggakan BPJS telah lunas, tetapi perjuangan menuju kesembuhan baru saja kembali dimulai. (red)